Spiga




smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc

smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc


Cermati Plastik yang Anda Pakai

Dapet Info dari blog temen, http://aahabib.co.cc

tentang jenis-jenis plastik. Jadi kalo beli makanan ato minuman dalam kemasan, coba deh cocokin ama jenisnya nih.

1 = Polyethylene Terephalate (PET/PETE)

umumnya dipakai pada wadah minuman yang warnanya trasparan. plastik dengan kode 1 ini sebaiknya digunakan 1 kali. karena semakin lama isinya berada dalam kemasan berkode 1 ini, maka akan semakin banyak kandungan kimia yang larut. dan jangan memakai untuk menyimpan zat panas dalam kemasan ini karena zat polimernya akan meleleh dan akhirnya mempercepat pelarutan dalam makanan ataupun minuman.

2 = High Density Polyethylene (HDPE)

HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan dan minuman yang dikemasnya. Biasanya barang yang dikemas menggunakan kode ini terlihat buram. Namun HDPE hanya disarankan sekali pakai saja karena terdapat senyawa bernama antimoni trioksida yang terus meningkat. Biasanya terdapat pada galon, botol susu bayi, alat kosmetik.

3 = Polyvinyl Chloride (PVC)

Jenis plastik dengan kode ini lebih sulit untuk didaur ulang. PVC mengandung zat bernama DEHA. Jika dalam keadaan suhu lebih dari 150 derajat akan bereaksi dengan makanan ataupun minuman dan dapat menyebabkan kanker, ginjal, dan masalah berat badan. Biasanya terdapat pada mainan anak-anak, kemasan bahan bangunan, pipa.

4 = Low Density Polyethylene (LDPE)

Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Pada suhu di bawah 60 derajat celsius sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
biasanya digunakan untuk bungkus sayuran dan daging beku.

5 = Polypropylene (PP)

Carilah dengan kode angka 5, jika membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman. Kode PP merupakan kode terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Karakteristik berupa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

6 = Polysterene (PS)

Bahan yang tertera kode ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem syaraf. Bahan itu juga sulit didaur ulang. Jika harus didaur ulang, PS memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Biasanya kita menemukan kode ini pada sterofoam.
PS dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

7 = Kategori Lainnya

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bahan plastik yang tidak termasuk dalam 6 kategori diatas. Dalam kategori ini termasuk Polycarbonate yang juga berbahaya bagi tubuh. Tetapi, ada juga bahan yang baik untuk lingkungan karena dapat diurai yang disebut bioplastik yang terbuat dari tepung jagung, kentang, tebu.

0 komentar:

Ajijay

Scene 1: Disaster in Wednesday Morning "Minggir! Kasih jalan!" teriak lelaki berseragam putih abu-abu sambil tergopoh-gopoh berlari. Derap kakinya riuh menyusuri koridor sekolah yang dipenuhi siswa. "Awas! Lumpur panas!" raungnya untuk memecah kerumunan siswa. Serentak para siswa menghindar dari jalur pelariannya sambil mengumpat. Bahkan ada yang sampai terjatuh dan tak hentinya mengeluarkan sumpah serapah. "Awww!" pekik siswi-siswi yang tak sengaja (atau sengaja) disenggolnya. Namun dia hanya meminta maaf sekilas tanpa menghentikan langkahnya, tak menghiraukan barang-barang mereka yang jatuh..

selengkapnya.....

Google Search