Spiga




smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc

smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc


Untuk Semua Alumni Baru

Udah tiga tahun nih berlalu di smanepa. "Cepet banget ya?",(kata siswa yang punya pacar di skul he.. he..),"Huh,akhirnya aku bebas dari semua ini!",(ini kebanyakkan siswa yang bilang).


Tapi temen2 tau g? Fakta yang terjadi sebenernya,banyak dari alumni kita yang ngerasa bener2 sedih sewaktu harus berpisah. Sekolah menyimpan banyak kenangan, manis, asem , pedes ada semua deh yang ga bisa kita lupain. Ceritakan apa aja hal menarik yang pengen temen2 ceritain, atau ada hal2 yang pengen temen2 tanyain. Sebagai alumni, kita pengen banget sharing ma kalian tentang apa aja deh. Kita juga bakal kasih pengalaman dari temen2 alumni yang laen. So,tinggal submit aja semua uneg2 kalin di komentar,ok!

smanepaKITA

What's up X-SMANEPA??

Thx buat temen2 yg udah ngedukung publikasinya blog ini.
thx juga buat rekan2 yg udah ngebantuin bikin blog ini.
Untuk kedepanya, kami pgn blog ini jadi sarana
ekspresi temen2.
Tentunya kami mengharapkan partisipasi temen2 semua.

Trus ada apa aja sih di blog ini?
Gini nih konsepnya, lewat blog ini
natinya kita bisa diskusi banyak hal,
bahas hal2 yang lagi up todate,
temen2 juga bisa tuker pendapat,
sharing pengalaman masing2
pengen cari tau kbr trbru tentang temen yg laen,
ato yang pengen ngasih uneg2, ide,
dll.

Kita sama2 tau banyak dari temen2 yang ada di luar kota
so, blog ini bisa jadi sarana reuni buat kita.

Kritik dan saran tentang blog ini
silahkan submit aja di komentar
(di bagian bawah blog)
atau ke

email :

smanepa@alumni.com

Ajijay

Scene 1: Disaster in Wednesday Morning "Minggir! Kasih jalan!" teriak lelaki berseragam putih abu-abu sambil tergopoh-gopoh berlari. Derap kakinya riuh menyusuri koridor sekolah yang dipenuhi siswa. "Awas! Lumpur panas!" raungnya untuk memecah kerumunan siswa. Serentak para siswa menghindar dari jalur pelariannya sambil mengumpat. Bahkan ada yang sampai terjatuh dan tak hentinya mengeluarkan sumpah serapah. "Awww!" pekik siswi-siswi yang tak sengaja (atau sengaja) disenggolnya. Namun dia hanya meminta maaf sekilas tanpa menghentikan langkahnya, tak menghiraukan barang-barang mereka yang jatuh..

selengkapnya.....

Google Search