Spiga




smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc

smanepaKITA juga bisa diakses melalui alamat www.smanepakita.co.cc


19 SMA Semua Siswanya Tidak Lulus Unas Tahun Ini

[ Minggu, 31 Mei 2009 ]
Diduga Dapat Bocoran Jawaban yang Salah

JAKARTA - Peristiwa memalukan kembali terjadi di dunia pendidikan. Tahun ini terdapat 19 SMA di Indonesia yang 100 persen siswanya tidak lulus ujian nasional (unas). Diduga, itu disebabkan kunci jawaban palsu yang diedarkan sekolah kepada siswa.

Kasus tersebut terkuak di SMA Negeri 2 Ngawi, yang merupakan sekolah favorit di kota kecil di ujung barat Jawa Timur. Dirjen Dikdasmen Depdiknas Suyanto juga alumnus sekolah itu. Kemarin sekolah tersebut mengundang seluruh wali murid kelas tiga. Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Abimanyu dan Bupati Ngawi Harsono juga dihadirkan dalam pertemuan sekolah dengan wali murid tersebut.

Dalam pertemuan tertutup itulah, menurut sumber, terkuak bahwa hasil scan lembar jawaban komputer (LJK) unas menunjukkan seluruh siswa kelas tiga SMAN 2 Ngawi (315 anak) dinyatakan tidak lulus. Para wali murid ditenangkan dan dijanjikan ujian nasional ulang pada 8-12 Juni 2009.

Dalam pertemuan itu juga diungkapkan penyebab ketidaklulusan tersebut. Yakni, semua siswa menggunakan bocoran kunci jawaban untuk mengerjakan soal unas. Tentu saja tujuannya mengatrol nilai para siswa dan menjamin kelulusan 100 persen. Ternyata kunci yang beredar itu salah. Dan, hasilnya justru 100 persen siswa tidak lulus.

Para wali murid gempar. Sebab, sebagian siswa SMAN 2 telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) favorit melalui jalur PMDK (penelusuran minat dan kemampuan). Dengan adanya kasus tersebut, tentunya membatalkan hasil tes PMDK.

Sempat tersiar kabar bahwa kunci jawaban palsu itu dari Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyukseskan penyelenggaraan unas. Apalagi, pengumuman unas yang rencananya dilakukan minggu ketiga Juni 2009 bersamaan dengan jadwal kampanye pilpres. Karena itu, kalau unas tidak diselamatkan, stabilitas politik bisa terganggu.

Dikonfirmasi terkait kasus yang terjadi di SMAN 2 Ngawi, Ketua BSNP sebagai penyelenggara Unas Prof Mungin Eddy Wibowo membantah bahwa pihaknya terlibat dalam pemberian kunci jawaban palsu. ''Itu sama sekali tidak benar. Kalaupun kami mengedarkan, mengapa harus kunci jawaban palsu? Saya tidak tahu dari mana hal itu bisa mencuat,'' katanya.

Kendati demikian, Mungin membenarkan adanya kasus di SMAN 2 Ngawi. Lantaran memercayai kunci jawaban palsu yang beredar, semua siswa tidak lulus unas. ''Setelah kami cocokkan dengan kunci jawaban asli, jawabannya salah semua. Akibatnya, mereka tidak lulus,'' terangnya. Sebab, jawaban yang salah itu untuk semua mata pelajaran yang diujikan.

Sebagaimana diketahui, ada empat mata pelajaran yang diujikan dalam unas SMA. Yaitu, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika.

Mungin menjelaskan, jawaban soal siswa SMAN 2 Ngawi semua sama. ''Tapi, jawaban yang sama itu salah,'' ujarnya. Temuan di lapangan itu, kata Mungin, disampaikan oleh Tim Pemantau Independen (TPI), Inspektorat Jenderal (Itjen), dan masyarakat.

Setelah melalui pertemuan antara BSNP, Irjen, dan TPI, akhirnya diputuskan untuk mengulang unas. ''Kalau tidak, kasihan siswa. Mereka malah tidak lulus semua. Dengan pertimbangan itu, akhirnya kami adakan ujian ulang,'' jelasnya.

Ujian ulang itu, kata Mungin, dianggap tak menyalahi aturan. Sebab, pada ujian pertama telah terjadi kecurangan sehingga ujian tersebut dibatalkan. ''Jadi, ini bukan ujian susulan, tapi ulangan. Sebab, kami telah membatalkan ujian pertama. Kalau ujian tidak diulang, mereka tak lulus semua,'' ucapnya. Untuk itu, pihaknya telah memanggil kepala dinas pendidikan setempat terkait kasus tersebut.

Mungin mengatakan, pihaknya telah mewanti-wanti agar siswa tidak memercayai kunci jawaban palsu yang beredar. ''Kami sudah mengingatkan sejak awal. Ini merupakan tanggung jawab sekolah untuk mengontrol yang terjadi di lapangan,'' ujarnya.

Di bagian lain, Koordinator TPI dan Pengawas Unas Tingkat Nasional Haris Supratna membeberkan bahwa kecurangan itu tidak hanya terjadi di SMAN 2 Ngawi, tapi juga di 18 SMA lain yang tersebar di berbagai daerah. Yaitu, Palembang, Bengkulu, NTB, Gorontalo, Jabar, dan Jatim.

Kecurangan itu terungkap berawal dari ditemukannya pola jawaban yang sama pada lembar jawaban ujian nasional (LJUN) siswa oleh TPI. Kecurigaan itu semakin kuat karena pola jawaban tersebut tidak hanya ditemukan pada satu mata pelajaran, namun juga pelajaran yang lain. ''Kalau di SMAN 2 Ngawi, kami menemukan itu pada semua mata pelajaran. Contohnya, jawaban siswa A semua, sampai soal kesepuluh. Padahal, penyusun naskah soal tidak mungkin menyusun kunci jawaban A semua sampai sepuluh soal,'' tuturnya.

TPI melanjutkan penelusuran dengan mencocokkan apakah pola jawaban yang sama itu ditemukan di kelas lain atau tidak. Ternyata, kata Haris, di semua kelas SMAN 2 Ngawi juga menjawab soal dengan pola jawaban sama. ''Jadi, jawaban satu sekolah itu sama. Nggak mungkin rasanya kalau semua itu tidak dilakukan secara sistematis,'' ungkapnya.

Dari temuan itu, akhirnya TPI bersama BSNP mencocokkan dengan kunci jawaban asli. Hasilnya, semua jawaban siswa SMAN 2 Ngawi salah. Fenomena serupa terjadi di 18 sekolah yang lain. ''Ada yang jurusan IPA saja, atau IPS saja. Ada juga yang dua-duanya,'' terang rektor Unesa (Universitas Negeri Surabaya) itu.

Lantaran merupakan kecurangan, ujian tersebut harus diulang. Pengambilan kebijakan itu merupakan bentuk sanksi yang diberikan kepada sekolah. ''Itu namanya sanksi moral. Sebab, mereka harus mengulang ujian. Kami berharap kasus ini tidak terulang,'' ungkapnya.

Haris menegaskan, adanya kasus tersebut tidak berarti telah terjadi kebocoran kunci jawaban unas. ''Karena kan ternyata jawabannya tidak cocok,'' ujarnya. Kendati telah ditemukan kecurangan, baik BSNP maupun TPI tidak berani menyebut pihak yang paling bertanggung jawab. Sanksi tegas terhadap sekolah maupun siswa yang melakukan kecurangan juga belum diberlakukan. Tak urung, kecurangan dalam unas dari tahun ke tahun masih terjadi. Padahal, tahun ini pemerintah telah menggandeng PTN untuk mengawasi pelaksanaan unas. (kit/tom/kum)

Cermati Plastik yang Anda Pakai

Dapet Info dari blog temen, http://aahabib.co.cc

tentang jenis-jenis plastik. Jadi kalo beli makanan ato minuman dalam kemasan, coba deh cocokin ama jenisnya nih.

1 = Polyethylene Terephalate (PET/PETE)

umumnya dipakai pada wadah minuman yang warnanya trasparan. plastik dengan kode 1 ini sebaiknya digunakan 1 kali. karena semakin lama isinya berada dalam kemasan berkode 1 ini, maka akan semakin banyak kandungan kimia yang larut. dan jangan memakai untuk menyimpan zat panas dalam kemasan ini karena zat polimernya akan meleleh dan akhirnya mempercepat pelarutan dalam makanan ataupun minuman.

2 = High Density Polyethylene (HDPE)

HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan dan minuman yang dikemasnya. Biasanya barang yang dikemas menggunakan kode ini terlihat buram. Namun HDPE hanya disarankan sekali pakai saja karena terdapat senyawa bernama antimoni trioksida yang terus meningkat. Biasanya terdapat pada galon, botol susu bayi, alat kosmetik.

3 = Polyvinyl Chloride (PVC)

Jenis plastik dengan kode ini lebih sulit untuk didaur ulang. PVC mengandung zat bernama DEHA. Jika dalam keadaan suhu lebih dari 150 derajat akan bereaksi dengan makanan ataupun minuman dan dapat menyebabkan kanker, ginjal, dan masalah berat badan. Biasanya terdapat pada mainan anak-anak, kemasan bahan bangunan, pipa.

4 = Low Density Polyethylene (LDPE)

Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Pada suhu di bawah 60 derajat celsius sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
biasanya digunakan untuk bungkus sayuran dan daging beku.

5 = Polypropylene (PP)

Carilah dengan kode angka 5, jika membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman. Kode PP merupakan kode terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Karakteristik berupa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

6 = Polysterene (PS)

Bahan yang tertera kode ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem syaraf. Bahan itu juga sulit didaur ulang. Jika harus didaur ulang, PS memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Biasanya kita menemukan kode ini pada sterofoam.
PS dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

7 = Kategori Lainnya

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bahan plastik yang tidak termasuk dalam 6 kategori diatas. Dalam kategori ini termasuk Polycarbonate yang juga berbahaya bagi tubuh. Tetapi, ada juga bahan yang baik untuk lingkungan karena dapat diurai yang disebut bioplastik yang terbuat dari tepung jagung, kentang, tebu.

Konsumsi Rokok Indikator Kemiskinan Masyarakat Indonesia

Antara - Jumat, Mei 29

Surabaya (ANTARA) - Konsumsi rokok diyakini sebagai salah satu indikator kemiskinan masyarakat Indonesia selama ini, akibatnya perilaku tersebut tidak hanya dapat mengurangi pendapatan, belanja bulanan keluarga, hingga berujung pada kematian.

ADVERTISEMENT

"Saya pernah menemukan kesaksian ada seorang sopir berpenghasilan Rp50 ribu sehari dengan empat anak yang kedua anaknya tidak sekolah dengan alasan biaya. Anehnya, sopir tersebut mampu menghabiskan uang Rp24 ribu per hari untuk membeli tiga pak rokok. Sementara, ia memberi uang belanja kepada istrinya sebesar Rp20 ribu sehari," kata Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan, di Surabaya, Kamis.

Ia mengakui, hal itu memang fenomena umum yang sering ditemui diantara masyarakat miskin di Indonesia.

"Meski sang kepala rumah tangga memiliki penghasilan terbatas, ia mengonsumsi rokok seperti layaknya kereta api," katanya.

Menurut dia, merokok berdampak pada berkurangnya pendapatan yang bisa dibelanjakan untuk kepentingan lain seperti makanan yang sehat dan layak, biaya sekolah, dan sebagainya.

"Semisal, seorang kepala keluarga mengonsumsi rokok satu pak seharga Rp5 ribu per hari. Padahal, uang yang terbakar melalui rokok tersebut bisa dibelikan tiga butir telur yang mengandung banyak gizi untuk makan seluruh anaknya," katanya.

Selain itu, kata dia, secara ilmiah terbukti bahwa merokok menimbulkan banyak masalah kesehatan dan meningkatkan biaya kesehatan yang jumlahnya bisa tiga kali lipat dari cukai rokok.

"Bahkan, lebih dari 70.000 penelitian di Amerika Serikat berhasil membuktikan bahaya merokok bagi kesehatan," katanya.

Melihat beragam kenyataan itu, ia berharap, pemerintah mengambil sikap tegas. Salah satunya dengan menaikkan harga cukai rokok, melarang secara total iklan rokok, dan memasang peringatan bergambar mengenai bahaya merokok.

"Sekarang, besaran cukai rokok rata-rata baru 38 persen. Padahal, dalam Pasal 5 UU Nomer 39 Tahun 2007, pemerintah boleh mematok cukai hingga 57 persen. Namun, besaran itu ternyata masih rendah dibandingkan patokan cukai luar negeri yang mencapai 65 persen," katanya.

Kontroversi lain, ia menjelaskan, mengenai usulan pelarangan iklan rokok secara total dengan alasan olahraga dan musik akan mati karena tidak ada sponsor. Bila dibandingkan dengan negara Thailand yang melarang total iklan rokok, apakah sepak bola Indonesia lebih baik dari Thailand karena sebagian besar masyarakatnya masih merokok.

"Meski tanpa iklan rokok, sepak bola Thailand lebih baik dari sepak bola nasional. Begitu halnya dengan musik, di luar negeri musiknya tetap hidup tanpa iklan rokok," katanya.

Ketua Bidang Penyuluhan dan Pendidikan Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3), Fuad Baradja, menyesalkan, mengapa "political will" Indonesia lemah terhadap penanggulangan rokok. "Padahal, saat ini sudah ada sekitar 164 negara di dunia yang memiliki payung hukum terhadap hal itu," katanya.

Sependapat dengan Ahsan, aktivis yang sudah berhenti merokok sejak tahun 1991 itu, menyarankan, agar cukai rokok dinaikkan sehingga harga rokok akan terkerek naik. Melalui kenaikan cukai itu, angka perokok yang khususnya dari rumah tangga termiskin akan berkurang.

"Jika hal itu sukses, bukan tidak mungkin jumlah perokok yang berasal dari keluarga terkaya juga turun. Akibatnya, bangsa ini akan terbebas dari rokok yang jelas merugikan diri sendiri dan orang tercinta di sekitar mereka," katanya.

Kebiasaan merokok, menurut dia, memang dinilai menyenangkan oleh sebagian orang ini, tetapi justru memberi dampak negatif.

"Apalagi, terdapat sekitar 4.000 zat kimia dalam sebatang rokok yang menjadi sumber penyakit ataupun memperparah penyakit yang diderita seseorang," katanya.

Il ya le cœur qui est blessé... Il ya des coeurs qui fait mal...

~21~

Friday is a holiday!
Tanya kenapa?

Hari ini tak ada kuliah, tak ada tugas yang masih pending, tak ada pula kegiatan rumah yang harus dikerjakan. Well, that means... A whole free day to spend!
Apa yang harus dikerjakan? Belier masih menerawang, dengan kekuatan Mama Loreng dan Dedi Kokbuset, apa kira-kira yang harus dia kerjakan kini.
Apakah dia akan menghabiskan waktu bermain PS2? Ada banyak game yang belum dia selesaikan: Gundam Musou, Matrix, Furry Tales, dan Gundam Battle Assault.

Sayup-sayup terdengar melodi nan indah menyayat hati.

"Oh... Ada SMS!"

Belier segera membaca isi pesan pendek tersebut.

[Lion] Oi, kando. Pacak ngasih saran dak buat adek kau ni?

Ops. SMS dari Lion. Ada apakah gerangan? Jemari Belier segera menari di atas keypad HP dalam rangka mengirim pesan balasan.

[Belier] Ado apo?

Tak berapa lama, suara menyayat hati itu terdengar kembali.

[Lion] Aku lagi jatuh cinto. Aku sayang nian samo dio. Tapi dio masih dak percayo. Aku mesti cak mano lagi? Aku bingung nian. Bales. GPL...

Aiaiai... Ada yang sedang jatuh cinta rupanya, pikir Belier. Well, at least I have something to do.
Maka berlangsunglah korespondensi antar dua makhluk yang dipertanyakan kewarasannya.

[Belier] Samo siapo?

[Lion] Ado bae. Ado saran dak?

Ups. Ini nih. Dimintai saran! Padahal sudah jelas-jelas bukan pakar cinta. Kenapa ga tanya ke Mama Loreng? Ato Dedi Kokbuset? Ato ke Ebiet? Yang nantinya nyuruh tanya ke rumput yang bergoyang!

[Belier] U perhatiin ajah dia terus...

[Lion] Maksudnyo? Diplototin?

[Belier] Bukan atuh! Maksudnyo dikau kasih perhatian buat dio, gituh...

[Lion] Udah mang. Dio pengen bukti konkret kalo aku sayang samo dio. Kiro-kiro apo ye?

[Belier] Kalo gitu kasih be konkret. Kbetulan di sini banyak yang lagi bangun rumah. Tinggal pilih mo beton bentuk apo. Kotak-kotak, donat, ato polkadot?

[Lion] Sialan! Serius, mang!

Aiaiai. Pagi-pagi udah dimaki sial! Mana hari Jum'at lagi! Ntar bener-bener sial! Apa kata dunia?

[Belier] Zodiaknyo apo?

[Lion] 18 November. Scorpio? Ato Sagitarius yeh?

[Belier] Scorpio! Cubo kau kasih hadiah...

[Lion] Hadiah apo yang dio pengen?

[Belier] Mobil, deposito di bank Swiss, rumah tipe eropa dengan 8 kamar, 2 garasi, plus kolam renang di dalem kamar... Tapi kamar mandi di luar!

[Lion] Dodol! Yang sesuai budget deh...

Nah lho! Dibilang dodol sekarang! Mending kalo dikasih dodol, udah enak, kenyang lagi!

[Belier] U kasih hadiah yang simple deh...kalo biso yang u bikin sendiri. Bilang be hadiah ultah akselerasi.

[Lion] Gitu ye? Ado yang laen? Plan B maybe?

[Belier] Sifatnyo cakmano?

[Lion] Dio sensitif banget, tapi dak jutek. Orangnyo ramah, supel. Hobinyo shopping, makan, tidur, n ga tau lagi. Umurnyo samo dengen aku, 19 masuk 20. Pikirannyo jugo udah dewasa. Waktu samo dio seneng banget, ngeliat dio ketawo, senyum. Cakmano?

Aiaiai. Ternyata virus cinta benar-benar meracuni hati Lion kini. Jadi kepikiran, bagaimana dengan cintanya yang lalu? Sudah lupakah? Dan...shopping mungkin hobi, tapi makan dan tidur? Hmmm... Who cares! At least Lion likes her... And that's alright.
Saatnya meminta pendapat seorang teman.

Belier lincah menekan keypad.

[Belier] Anjo, saat cewek minta bukti konkret bahwa cowoknya sayang sama dia, sebenernya tuh cewek minta apa?

Sesaat kemudian SMS pun dikirim!

SMS diterima!

[Anjo] Cewek itu ga minta banyak, cuma kesetiaan dalam perhatian, rada-rada romantis, dan sedikit kejutan yang manis...

[Belier] Okay, then...

Belier kembali menanggulangi permasalahan Lion.

[Belier] Ada yang bilang kalo cewek itu ga minta banyak, cuma kesetiaan dalam perhatian, rada-rada romantis, dan sedikit kejutan yang manis...

[Lion] Romantisnyo cak mano? Aku udah dak biso apo-apo kalo udah di depan dio...

[Belier] Yoo...terserah kau romantisnyo cakmano. Pacak be kau ngomong: Eh, sakit ga waktu jatuh dari langit. Ato: Ayah kamu maling ayam ya? Terserah deh... Hmmm... Tapi itu gombal dak yo?

[Lion] Dadar! Itu mah gombal tau!

Aduh-aduh! Kali ini dadar! Tau banget nih kalo lagi laper, pagi-pagi belum sarapan.

[Lion] Aku takut dio malah dak suka. Belakangan ini aku SMS dak pernah dibales. Aku telepon dak pernah diangkat. Aku jadi binun. Mang, punya SMS-SMS ga buat dikirim ke dy?

[Belier] Cubo yang ini...

Belier memilih salah satu, atau satu-satunya, SMS romantis bernada gombal sedikit dengan campuran puisi ala Chairil Anwar. Dan Send!

Tak lama kemudian.

[Lion] Ok. Mokasih Mang!

Hmm... Lumayan. Satu lagi pelanggan yang puas.
Aiaiai. Kalo terus begini, mending buka praktek klinik cinta deh kaya' Mama Loreng, itung-itung bisa nambah duit.
Tapi masalah cinta...pantas ga ya kalo dijadiin obyekan? Rasanya cuma orang yang ga punya hati yang bisnisin cinta. Well...

Belier melirik jam di dingding. Masih pukul sembilan.
Hmmm...masih da waktu buat main PS2.

Okay Gundam, here I come!

~~~

In Between

Let me apologize to begin with
Let me apologize for what I'm about to say

But trying to be genuine was harder than it seemed
And somehow I got caught up in between

Let me apologize to begin with
Let me apologize for what I'm about to say

But trying to be someone else was harder than it seemed
And somehow I got caught up in between

Between my pride and my promise
Between my lies and how the truth gets in the way

And things I want to say to you get lost before they come
The only thing that's worse than one is none

Let me apologize to begin with
Let me apologize for what I'm about to say

But trying to regain your trust was harder than it seemed
And somehow I got caught up in between

Between my pride and my promise
Between my lies and how the truth gets in the way

The things I want to say to you get lost before they come
The only thing that's worse than one is none
The only thing that's worse than one is none

And I cannot explain to you
And anything I say or do or plan

Fear is not afraid of you
But guilt's a language you can understand

I cannot explain to you
And anything I say or do
I hope the actions speak the words they can

For my pride and my promise
For my lies and how the truth gets in the way

The things I want to say to you get lost before they come
The only thing that's worse than one is

Pride and my promise
Between my lies and how the truth gets in the way

The things I want to say to you get lost before they come
The only thing that's worse than one is none
The only thing that's worse than one is none
The only thing that's worse than one is none
by Linkin Park

Ajijay

Scene 1: Disaster in Wednesday Morning "Minggir! Kasih jalan!" teriak lelaki berseragam putih abu-abu sambil tergopoh-gopoh berlari. Derap kakinya riuh menyusuri koridor sekolah yang dipenuhi siswa. "Awas! Lumpur panas!" raungnya untuk memecah kerumunan siswa. Serentak para siswa menghindar dari jalur pelariannya sambil mengumpat. Bahkan ada yang sampai terjatuh dan tak hentinya mengeluarkan sumpah serapah. "Awww!" pekik siswi-siswi yang tak sengaja (atau sengaja) disenggolnya. Namun dia hanya meminta maaf sekilas tanpa menghentikan langkahnya, tak menghiraukan barang-barang mereka yang jatuh..

selengkapnya.....

Google Search